Cerita Lucu Nginjek Kodok

Sinden – Berikut akan kami jabarkan tentang Cerita Lucu Nginjek Kodok. Bagaimana ceritanya..? Langsung saja.. Cekidooooot…!!!

“ Bro tadi waktu bukber pada cekikikan ngomongin kodok apaan sih?” tanya Tukiem.

“ Waktu jaman dulu sekali, saya, Supardi, Samingan sowan ke mbah Joyobuto nanyain permasalahan jodoh,” jawab Saidi.“ Waktu kami kembali, mbah Joyo berpesan,‘ Ati- ati jangan hingga nginjek kodok.”

“ Celakanya, meski telah berjaga- jaga, Supardi nginjek kodok,” lanjutnya.“ Tidak lama, Samingan pula nginjek kodok. Cuman saya yang selamat hingga rumah tanpa nginjek kodok.”

“ Memanglah jika nginjek kodok mengapa?”

“ Yah sebelumnya mereka berdua takut, tetapi lambat- laun perkata Mbah Joyo dikira hanya takhayul. Eh, 5 tahun setelah itu sehabis mereka kawin bininya jelek- jelek, bawel,” cerah Saidi lagi.

“ Warnanya gara- gara nginjek kodok, perkata simbah teruji. Kalian yakin tidak, Nah?” tanyanya.

“ Yakin sih mas, saya dahulu pula nginjek kodok….”

Oalah… pantesan Tukiem dapat memiliki suami kaya Saidi. Nyatanya gara- gara kutukan kodok toh. Misteri itu kesimpulannya terjawab melalui cerita lucu pendek ini.

Hayooo, para sista terdapat yang ingin niru cerita lucu Saidi ini? Yang ingin memiliki suami kaya Saidi, mulai saat ini siap- siap injek kodok ya kaya Tukiem.

Bagaimana menurut kalian tentang Cerita Lucu Nginjek Kodok?

Masih banyak cerita lucu lainnya di dalam artikel Sinden.TV

Kami harap artikel ini dapat menghibur semua pembacanya. Kurang lebihnya kami mohon maaf, karena tidak ada maksud untuk menyinggung pihak mana pun. Tujuan kami membuat artikel ini murni karena ingin menghibur para masyarakat di Indonesia. Kami harap para pembaca terhibur dengan konten – konten yang kami buat di Sinden.TV ini. Cerita yang ada hanya sebagi penghibur untuk para pembaca di kala kalian suntuk dengan aktivitas yang padat di setiap hari nya. Kami ucapkan banyak – banyak terima kasih sudah bersedia mampir di blog kami, semoga kami dapat terus membuat konten – konten cerita lucu. Untuk menghibur para pembaca sekalian.